Feeds:
Tulisan
Komentar

Arsip untuk November, 2007

Berkatalah untuk bibirku yang mau pecah
di tengah malam ini
sebab kurekam perubahan di sekitar
seperti suara angin runtuh
dan aku mencari dan bermimpi dalam rumah hatiku
seperti sebatang lilin yang  mengekal dalam lenggok sunyinya
berkali-kali aku menyerumu dalam gemuruh badai
Berkatalah untuk bibirku yang gila meneriakkan namamu
setelah lari dari hidup siang yang mengeras
kembali berteman bulan serta bintang-bintang
dan aku menari dan bermimpi
hari-hari hanyalah cerita ulang dari kerinduan dan kecemasan
bintang-bintang luruh bagai kapas berpendar
lalu lepas, sedangkan tubuhku semakin demam

berkatalah untuk bibirku yang pecah ini
dan kembali kurusak susunan malam
dan kususun sebagai bulan yang cahayanya dipijarkan matahari
berkatalah lewat luruhan bintang
seperti erangan kecil di ranjang malam
di situ aku terus menari sunyi
dengan tubuh sebagai lilin membakar diri pelan-pelan
melelehkan derita dan air mata
sebelum habis malamku

Untuk mentranslate bahasa

Aku ingin pulang

Aku ingin pulang
bersama kehidupan
bersama bidadari surgawi berparas segar
lalu menyaksikan lagi burung-burung
dengan guraunya merangkai sarang bagi rumah
aku ingin pulang ke rumah  hatiku
sebab seruan hidup di pintunya
dimana pagarnya kembang
lihatlah kupu-kupunya

atau kunang-kunangnya
yang malamnya menjanjikan sinar gemetar
Aku ingin pulang ke rumah hatiku
dengan sinar-sinar yang gemetar itu
karena kemenangan yang melelahkan
dan jemu dengan kerinduan yang mendera
Aku ingin pulang
dengan girang
karena aku yakin
kau akan bukakan pintu hatimu untukku
menyambutku dengan penuh suka cita

Untuk mentranslate bahasa

Lihatlah Malam

Lihatlah malam.. tak lagi berbintang
Awan hitam berarak seolah mengejek aku
dan aku tak mau bersedih karena malam yang gelap
aku bakar semua obor dan lilin, aku terangi duniaku dengan caraku.
Aku tak mau menangis karena hujan, aku buka semua jendela dan pintu.
Biar, biar. Biarkan saja air hujan masuk dan membasahi lantai.
Aku tak mau di kalahkan oleh engkau jarak dan waktu.
Aku akan selalu ada dan dekat dalam hatimu
seperti engkau yang selalu memeluk erat jiwaku, mendekap.
Raih aku, ku renggut engkau.
Begitu jalan kisah kita.
berpagut begitu mesra.

Untuk mentranslate bahasa

Bagaimana bisa??

Bagaimana bisa aku menepiskanmu..Jika begitu manis kau cium luka-lukaku..Dengan begitu lembut kau katakan padakukau akan temani sisa hidupku..Bagaimana bisa aku melupakanmu..Jika kau selalu menari indah dalam sanubariku..

Untuk mentranslate bahasa

Jiwaku mengajari dan memintaku untuk mencintai
apa yang orang lain benci
dan menjadi teman
bagi siapa saja yang dicaci dan dimaki
Jiwaku menunjukkan pada diriku
bahwa cinta juga merasa bangga dirinya
bukan hanya pada orang yang mencintainya
Sebelum jiwaku mengajariku
cinta di batinku seperti benang tipis
yang terikat pada pasak
Kini, cinta telah menjadi lingkaran keramat
yang awalnya adalah akhir
dan akhirnya adalah awal.
Cinta mengelilingi setiap makhluk
dan [...]

Untuk mentranslate bahasa

RINDU MATAHARIKU

DI RANAH RAHANG RAHASIA RINDUKU ABADI
SAMPAI RUNTUH SELURUH SEPI

RINDUKU ADALAH KEHADIRAN MATAHARI
MENGERTI RINDUKU DI RELUNG PUISI
DI DADAKU GUNTUR DAN GURUH KERINDUAN MASIH MENGERAM
HUJAN SELALU MENGINGATKANKU PADA LAUT
YANG MEMBUATKU MENGGELORA PADA SUNGAI
YANG MEMPERDENGARKAN JERIT AIR PADA MUARA
SETELAH LEPAS DARI SUMBER
AIR TAK PERNAH LAGI MENDENGAR GEMERCIK
YANG DULU SELALU DIMAINKANNYA
MAKA AKU TAK PAHAM KENAPA
KITA BERTEMU DI MUARA ITU
MESKI [...]

Untuk mentranslate bahasa

KETIKA KAU KABARKAN PADAKU..
KITA TAK BISA KETEMU…
MENGALIR SUNGAI DI TEPI MATAKU
DAUN-DAUN PUN HANYUT KE MENGALIR KE JANTUNGKU
HUJAN TURUN MELUKAI TANAH DAN MENUTUPI MATA AIR
BATU-BATU YANG KU TATA KUKERAHKAN KEMBALI KE RIMBA
HUJANKU SEMAKIN MENDERAS
MEMBASAHI BUMI
OMBAK PUN MENGGELEPAR
MENDAKI KETIDAKPASTIAN DAN KECEMASAN
GARIS-GARIS KESEPIAN DAN KERINDUAN DI LANGIT-LANGIT KAMAR
MENCOKLAT MENGIRIS DAN MEMBUAT NYERI
GERIMIS BERDENYUT
MIMPI DI TEBING KARANG JADI TUA
OMBAK [...]

Untuk mentranslate bahasa

BENTANGAN LAUT
BENTANGAN LANGIT
MILIKMU DUA CERMIN SALING BERSIPANDANG
LAUTMU MUARA ALIR AIR SUNGAIKU
LANGITMU SUMBER BARA API TUNGKUKU
ADALAH LAUT
ADALAH LANGIT
ADALAH CERMIN TEMPAT BERKACA
KEMANA DAN BAGAIMANA AKU MELANGKAH
SAMPAI PULA DI DATARAN INI
INGIN KUDENGAR SAJAKMU
SAMPAI PULA DI HATI INI
GELOMBANG NAFAS CINTAMU
TERPELANTING PULA DI RANJANG INI
RAUNG DAN PEKIK NAFSUMU PADA TUBUHKU
RUBUH PULA HATI INI
LANTARAN HASRATKU INGIN MENGADU KEPADAMU
AKU MALU KARENA BENTUK [...]

Untuk mentranslate bahasa

Antara pagi hingga pagi lagi..
rinduku tiada tertahan..

sebuah daun jatuh tertelungkup
tengkurap di muka bumi
Aku tenggelam diantara serat-seratnya
dalam rinduku yang tak tertahan
Lantaran hariku lengang berkepanjangan
tanpa dirimu..wahahai matahariku
kapan kau datang untukku
Aku rindu akan kasihmu..
sepanjang hari..
antara pagi hingga pagi lagi
akan kupasrahkan jiwa ragaku padamu
jika kau datang membawa cinta dan rindumu..
Akan kusambut engkau dengan senyuman..
peluk aku, cium aku..setubuhi aku sayang..
dengan [...]

Untuk mentranslate bahasa

Lembayung senja menghampar di langit..
Pada semburat-semburat merahnya aku selipkan..
bisik rindu pada hati yang jauh dariku
Aku lukiskan padanya remah-remah pilu
aku torehkan dengan warna biru..
Kenapa biru, sedangkan langit berwarna merah..
karena pada biru aku temukan tenang hati ku
Sedangkan pada merah aku taruh tangisku

Sayang..hanya padamu aku menaruh harap
meskipun mungkin ragumu tiada berujung
yakinlah akan kepak sayapku yang akan membawamu terbang
melindungimu [...]

Untuk mentranslate bahasa

Tulisan yang Lebih Tua »